.:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI GEREJA PANTEKOSTA di INDONESIA JEMAAT HOSANA KAROMBASAN MANADO ::.

.:: TOGETHERNESS TO OVERCOMES ::.

Gereja Tuhan Harus Bertumbuh dalam Kasih Karunia-Nya



Menyambut dan memasuki tahun pelayanan 2015, Jemaat GPdI Hosana Karombasan Manado mendapat  peneguhan kebenaran Firman Allah yang memotivasi dan mengharuskan Gereja Tuhan terus bertumbuh dalam kasih karunia-Nya.

Gembala Pdt. Edwin F. Sumilat, S.Th., MA dalam khotbah perdananya di tahun 2015, menegaskan, hanya kasih karunia Dia lah yang dapat menggerakkan seluruh kehidupan orang percaya untuk menuju pada  keselamatan.   “Kasih karunia menunjukkan, kita bergerak bukan dengan kesanggupan manusia, tapi karena kasih karunia Bapa.” tukasnya melalui pelayanan Firman Allah pada Ibadah Raya Tahun Baru 1 Januari 2015 di gereja.

Itu sebabnya, nats pokok dalam 1 Petrus  1 : 13 menghendaki jemaat menyiapkan akal budi, waspada, dan meletakkan seluruh pengharapan atas kasih karunia yang telah dianugerahkan kepada kita, pada waktu penyataan Yesus Kristus.

Mengapa demikian?   “Kekristenan kita tetap meyakini, di tahun yang baru ini, akan lebih dahsyat yang Dia limpahkan dalam kehidupan gereja Tuhan.” tandas tenaga pendidik Sekolah Alkitab Langowan ini.  Namun demikian, mesti disadari, di tengah perkembangan dunia yang kian maju, akan semakin banyak ujian, cobaan, dan tantangan yang bakal dihadapi orang percaya.   

“Karenanya, kita harus siapkan akal budi.” tegasnya di hadapan ratusan jemaat yang hadir merayakan dan mensyukuri Tahun Baru 2015 dalam  ibadah yang dipandu Songleader Pdm. Andries Pongantung dan Singers; Pdm. Sarah Ora, Irene Dajoh, dan Hendra Rori.   Hal ini, berkaitan tentang mengikat pinggang pikiran.   “Kebiasaan pada zaman dulu, para musafir, atlet gulat, laskar prajurit, dan lainnya, akan mengikat pinggang sebelum melakukan tugas pekerjaannya.” jelas Gembala, seraya menambahkan, makna ikat pinggang mengarah pada kesiapan dalam mengerjakan segala sesuatu.   Artinya, kerohanian dan iman percaya jemaat, harus benar-benar siap untuk melangkah di tahun pelayanan yang baru.

Selain itu, yang tak kalah pentingnya, adalah waspada.    “Waspada berarti fokus.” tegas Sumilat.   Apalagi, di saat dunia saat ini sedang menuju penggenapan zaman akhir, yang kian banyak pula kelompok-kelompok tertentu menunjukkan penentangan terhadap kebenaran.  Diingatkannya, kekristenan mesti terus meningkatkan kewaspadaan dengan penguatan Firman Tuhan.

Jaminannya, menurut tokoh lintas gereja Kota Manado ini, sebagaimana disebutkan dalam Mazmur 18 : 31-36.   Jalan-Nya sempurna, janji Bapa murni, dan menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung kepada Dia.  Allah yang mengikat pinggang kita dengan keperkasaan, membuat jalan gereja Tuhan rata, dan menjadikan kaki orang percaya seperti kaki rusa yang teguh berdiri di bukit.  Selain itu, Bapa jua lah yang mengajarkan tangan kita berperang, sehingga lengan dapat melenturkan busur tembaga.  Dia memberikan perisai keselamatan,  dan dengan kemurahan-Nya membuat jemaat menjadi besar,      


Tags :



Berita Terkait