.:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI GEREJA PANTEKOSTA di INDONESIA JEMAAT HOSANA KAROMBASAN MANADO ::.

.:: TOGETHERNESS TO OVERCOMES ::.

Pelprip Mesti Buat Terobosan Baru



Setelah terbentuk dan dilantiknya seluruh Tim Pelayan Jemaat GPdI Hosana Karombasan Manado periode tahun 2015, setiap rayon dan wadah mulai mengawali pelayanannya dengan ibadah perdana dan rapat penyusunan program kerja.  

Khusus Pelayanan Pria Pantekosta (Pelprip), sudah start dengan mengadakan ibadah pada hari Minggu (18/01) malam di lobi gereja.    Perpindahan waktu dan tempat ibadah dari kebiasaan sebelumnya setiap Jumat bergiliran di rumah anggota, menjadi awal terobosan baru yang bertujuan pada peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan.  

Melalui ibadah yang dipandu Songleader Bpk. Omen Pandeyate, para pengurus dan anggota KJ Pelprip setempat, mendapatkan peneguhan pelayanan Firman Allah oleh Pdm. John Endey.  Intinya, bapak-bapak sebagai imam dalam keluarga, hendaknya harus terus bertumbuh dan berbuah dalam kebenaran Firman-Nya.   

Mengambil nats pokok dalam Matius 12  : 33, diharapkannya, kaum bapa dapat menjadi pohon yang baik yang menghasilkan buah yang baik pula.  “Sebab, dari buah-buah pertumbuhan rohani kita lah, orang lain akan mengenal keberadaan kita sebagai orang percaya.” tukas Koordinator Rayon Zaitun ini dalam ibadah yang turut dihadiri Gembala Pdt. Edwin F. Sumilat, S.Th., MA.  Untuk itu, buah-buah roh kebenaran mesti nampak dalam kehidupan rohani gereja Tuhan.  Pentingnya orang percaya bertumbuh dan berbuah, menurut Endey, sebagaimana ditegaskan dalam Yohanes 15 : 2 & Matius 21 : 9. 

Selanjutnya, untuk kemajuan pelayanan, Gembala memberikan bahan masukan untuk dibahas dalam rapat penyusunan program kerja Pelprip 2015.   Selain mengapresiasi program khusus Pelayanan Firman Allah yang mulai memberi kesempatan dan kepercayaan kepada pengurus untuk –secara bergiliran dan berselingan dengan Pembantu Mimbar- melayani Firman Tuhan dalam setiap ibadah, Sumilat juga mengharapkan adanya terobosan-terobosan baru lainnya.  

Menurutnya, perlu diagendakan ibadah-ibadah khusus bertemakan peranan dan tanggungjawab Pria (Kaum Bapa) Pantekosta dalam keluarga, masyarakat, jemaat/pelayanan, karir & usaha, dan lainnya, serta kegiatan-kegiatan yang menarik minat anggota terlibat aktif.     “Misalnya, bisa dibentuk Paduan Suara atau Vocal Grup khusus Pelprip.” tukas Anggota Departemen Pertumbuhan Gereja / Jemaat Lokal Majelis Pusat GPdI  ini, sebelum rapat perdana KJ Pelprip 2015 -usai ibadah kedua- Minggu (25/01) di lobi gereja. 

 


Tags :



Berita Terkait