.:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI GEREJA PANTEKOSTA di INDONESIA JEMAAT HOSANA KAROMBASAN MANADO ::.

.:: TOGETHERNESS TO OVERCOMES ::.

Rapat Tim Pelayan Hasilkan Master Plan 2015-2020


Setelah menjalani 2 periode pelayanan yang mengacu pada Master Plan (induk) tahun 2007-2010 dan 2011-2014, Jemaat GPdI Hosana Karombasan Manado kembali menyiapkan rancangan serupa untuk 5 tahun kedepan.

Melalui rapat umum tim pelayan yang dipimpin Gembala Pdt. Edwin F. Sumilat, S.Th., MA, Rabu (18/02) malam di gereja, telah dibahas draft sementara Master Plan Jemaat 2015-2020 berdasarkan hasil evaluasi periode sebelumnya dan rencana program kerja setiap rayon dan wadah pelayanan jemaat setempat.

Usai dibuka dengan doa yang dipimpin Bpk. Noldy Wurarah, rapat yang dihadiri para koordinator rayon dan pengurus wadah periode tahun 2015 tersebut, diawali dengan pelayanan Firman Tuhan oleh Gembala.

Mengambil nats pokok dalam Amsal 24 : 6, Sumilat menekankan pentingnya perencanaan dalam segala hal kehidupan modern saat ini, termasuk pelayanan.    Berkaitan hal dimaksud,  sangat diperlukan juga banyak penasehat sebagai kunci keberhasilan.   Artinya, dalam penyusunan perencanaan, tidak hanya bergantung pada pemikiran 1 orang saja.    “Itu sebabnya, dalam rapat penyusunan master plan induk kita malam ini, dihadirkan seluruh anggota tim pelayan jemaat.” tukasnya dihadapan puluhan pimpinan rayon dan komisi jemaat internal.

Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kota Manado ini mengingatkan juga, dalam memulai, melaksanakan, dan merealisasikan program kerja nantinya, pasti akan menemui banyak hambatan dan tantangan.   Namun, menghadapi rintangan apapun, jangan menyerah.  “Amsal 24 : 10 menegaskan, jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” tambahnya, seraya mencontohkan gerakan pelayanan Rise Up yang dimulai dengan 5 orang, terus bergerak meski mendapat cemoohan, dan akhirnya bertumbuh menyebar  ke seluruh Korea Selatan hingga Indonesia.

Akhirnya, Ketua Biro Pertumbuhan Gereja Majelis Daerah GPdI Sulut ini memberi peneguhan dengan mengutip Yohanes 14 : 12 yang menjamin orang percaya dapat melakukan perkara-perkara yang lebih besar dalam pekerjaan Tuhan.

Berdasarkan hasil evaluasi Master Plan periode sebelumnya, sebagian besar yang diprogramkan dapat terealisasi dalam jangka pendek (1 tahun), menengah (2-3 tahun), dan panjang (4-5 tahun).   Sedangkan yang belum terlaksana, diantaranya, dari aspek kerohanian berupa penyelenggaraan ibadah praise & worship yang disertai konser musik rohani, seminar rohani, barbeque & coffe morning, dan penginjilan keluar, serta aspek kelengkapan lainnya, seperti renovasi pastori, pengadaan ruang kantor gereja, dan penggantian kursi gereja.

Selain agenda yang belum terealisasi tersebut, sederet program kerja yang diajukan setiap rayon dan wadah juga akan dipadukan untuk masuk dalam Master Plan Induk 2015-2020.   Terinventarisir banyak kesamaan dalam hal kebutuhan (needs) anggota jemaat, semisal perlunya pelatihan/pembekalan kepemimpinan, kerjasama antar sesama pengurus dan dengan anggota, dan keaktifan seluruh pengurus dan anggota.

Selanjutnya, tim perumus akan mengumpulkan pemasukan lembaran isian master plan dari setiap pimpinan rayon dan wadah yang telah disempurnakan berdasarkan hasil rapat, untuk dipadukan dan dimasukkan dalam bagan khusus yang menjadi acuan kelengkapan Master Plan 2015-2020.


Tags :



Berita Terkait