.:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI GEREJA PANTEKOSTA di INDONESIA JEMAAT HOSANA KAROMBASAN MANADO ::.

.:: TOGETHERNESS TO OVERCOMES ::.

Malam II KKR Tegaskan Pemulihan Gereja Tuhan



Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Jemaat GPdI Hosana Karombasan yang disponsori Rayon Hermon malam kedua, Selasa (26/2) di Lap. Badminton, Kompleks Lorong Kapok, Lingk. I Kel. Karombasan Selatan, kembali berlangsung sebagaimana diharapkan seperti hari sebelumnya.
Bahkan, lebih menggembirakan lagi, dari segi kehadiran yang memenuhi bangsal tempat ibadah dan sekitarnya, tampak meningkat dibandingkan malam pertama. 
Setelah dibuka dengan doa oleh Pdt. Harmen Walukouw (Gambala GPdI Betlehem Karsel), KKR bertemakan “Dipulihkan untuk Memulihkan” tersebut, kian menghidup dalam pujian dan penyembahan yang dipandu Songleader Octovianus Frederik bersama Singers; Ike Poluan, Jane Runtuwene, Hendra Rori, Steven Kindangen serta diiringi musik (Geby Dajoh, Reagen Repi, Rommy Mirah, Israel) dan rebana (Chika Sampouw, Livie Rakian, Noldy).
Lagu berirama masamper “Bersyukurlah” yang dirangkaikan puji-pujian bernuansa kepenuhan Roh Kudus, terus membakar suasana praise & worship sebelum masuk pada Pelayanan Firman Allah oleh Abdullah Husein.
Gembala GPdI Gloria Polygriya Kairagi II Manado yang humoris ini, mengawali khotbahnya dengan mengangkat kehidupan awal Adam dan Hawa yang berbahagia di Taman Eden. 
“Keadaan yang penuh dengan damai sejahtera tersebut akhirnya berubah setelah keduanya jatuh ke dalam dosa akibat godaan iblis.“ Tukas Hamba Tuhan yang sudah beberapa kali melayani di KKR jemaat setempat. 
Ciri khasnya dalam berkhotbah yang banyak diselingi kesaksian bernuansa jenaka, membuat 200-an orang yang hadir lebih sering tertawa dan tersenyum.   Selanjutnya, berkaitan dosa yang telah menyebabkan Adam&Hawa terusir dan menerima hukuman, penginjil berdarah Arab ini menegaskan perkataan Alkitab bahwa upah dosa adalah maut.  “Namun, berkat kasih karunia Nya, manusia sudah diampuni dan ditebus oleh darah Yesus Kristus.” Jelasnya mengutip Roma 3:23-25. 
Husein kemudian memaparkan beberapa target pemulihan yang harus menjadi bagian dalam kehidupan orang percaya.  Pertama, adalah dosa sebagaimana terkandung dalam Yohanes 3:16, dan kedua, yakni penyembahan yang harus dilakukan dalam roh dan kebenaran sesuai Yohanes 4:23-24. 
Setelah itu, menurutnya, Yohanes 10 : 10 menjamin pemulihan kehidupan ekonomi kita menjadi berkelimpahan.  “Dan, terakhir sebagai bonus adalah tubuh yang sehat.” Tambah pendeta berlatar belakang keluarga berasal dari kaum Kedar ini, sebelum akhirnya mengulas nats pokok Mazmur 126 : 1-2 yang menggambarkan keadaan gereja Tuhan saat dipulihkan seperti orang-orang bermimpi yang bersukacita dengan mulut dan lidah tertawa dan penuh sorak-sorai.
Akhirnya, usai Ucapan Terima Kasih oleh Threisje Kindangen, ibadah pun ditutup dengan doa oleh Gembala GPdI Hosana Karombasan Pdt. Edwin F. Sumilat, S.Th., MA.

     
     
     



Tags : hosana, kkr, kesaksian, pemulihan gereja



Berita Terkait