.:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI GEREJA PANTEKOSTA di INDONESIA JEMAAT HOSANA KAROMBASAN MANADO ::.

.:: TOGETHERNESS TO OVERCOMES ::.

Hosana Bernyanyi Rayakan Kenaikan Yesus Kristus


Perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus pada hari Kamis 9 Mei 2013 menjadi momen istimewa bagi jemaat GPdI Hosana Karombasan Manado.  Hampir keseluruhan dari sekira 400-an anggota jemaat setempat plus belasan ibu-ibu Kelompok Lansia “Kasih” Karombasan Utara, ikut bersama merayakan hari sukacita umat kristiani tersebut melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Ibadah Padang” yang digelar di Taman Asri “Edelweiss” Tomohon.  Para peserta yang berangkat dari gereja pukul 08.00 pagi dan tiba di lokasi setengah jam kemudian dengan menggunakan 3 bus partisipasi pihak eksternal serta beberapa kendaraan roda 4 dan 2 milik jemaat pun, diarahkan fokus pada ibadah memperingati terangkatnya Kristus Yesus ke surga.

Udara dingin nan sejuk yang terus menyelimuti Kota Tomohon sejak pagi hari, tidak mempengaruhi semangat jemaat memuji dan memuliakan Tuhan dengan dipandu Songleader Pdm. Santy Mumu, S.PAK.  Demikian pula, suasana khidmat saat pelayanan Firman Allah oleh Gembala Pdt. Edwin F.Sumilat, S.Th., MA., yang mengambil ayat pokok KPR 1 : 6-14 dirangkaikan dengan “oleh-oleh” kesaksian Ibu Rohani Pdt. Mieke Sumilat-Ukus yang baru pulang menghadiri seminar nasional Pelwap di Surabaya.  Usai dikenyangkan dengan makanan rohani plus santap kasih bersama setelah ibadah, seluruh jemaat pun siap mengikuti acara menarik berikutnya yang telah diskedulkan Panitia Pelaksana dari Pelayanan Keluarga Muda (PKM).  Momen special yang telah ditunggu-tunggu karena baru pertama kalinya akan digelar itu tak lain adalah Lomba Vokal Grup (VG) antar rayon.  Antusias para peserta lomba untuk menampilkan yang terbaik pada saat di panggung, tampak nyata dengan masih dimanfaatkannya lagi kesempatan jedah persiapan panitia menjelang dimulainya perlombaan, dengan kembali berlatih untuk pemantapan akhir.  Semangat yang tinggi dari setiap rayon untuk menyanyikan lagu wajib “Ya Untungku Besar” dan pilihan bebas, bukan karena terfokus hanya pada piala yang tersedia bagi para pemenang, namun untuk memberikan puji-pujian yang terbaik kepada-Nya.

Aplaus dukungan para suporter pun mulai menggema pun ketika VG Rayon Siniar Kanaan tampil sebagai peserta pertama dengan seragam celana panjang hitam dan baju kaos berwarna dominan hijau.  Meski tampak kurang maksimal karena persiapan latihan yang tidak optimal, namun 10 personil tim yang dipimpin langsung penanggungjawab rayon sementara Rinny Lette ini sudah mengawali pentas dengan baik.  Arena perlombaan kian semarak saat belasan anggota VG Rayon Makedonia berkostum kaos hijau-putih yang dilatih seniman profesional tampil kemudian dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.  Begitu pun ketika VG Rayon Hebron berseragam biru hitam naik pentas dengan gitaris muda Gabby Dajoh mengakhiri sesi I lomba.

Setelah istirahat mendengarkan presentasi tim kesehatan dari sebuah produk natura, penampilan yang memukau dari VG Rayon Zaitun kembali menghidupkan suasana pertandingan.  Diperkuat sederet singers handal, tim berkostum kuning hitam ini mampu mengundang tepuk tangan meriah seluruh penonton.  Hal ini menjadi pemicu semangat peserta berikutnya, VG Rayon Hermon yang dipimpin langsung sang Koordinator Rayon Pdm. Santy Mumu untuk tampil maksimal dengan seragam ceria ala “Jokowi”.  Demikian pula,  saat penampil terakhir VG Rayon Sinai mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menutupi kelemahan tidak berseragam. 

Akhirnya, hasil penilaian juri tunggal –yang sudah berpengalaman-, Jemmy Sinewe lah yang menjadi penentu siapa pemenang dan urutan rangking keseluruhannya.  Tak ada yang memprotes ketika Gembala mengumumkan Rayon Zaitun sebagai juara pertama, disusul Makedonia, Hermon, Hebron Siniar Kanaan, dan Sinai.  Sumilat memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang tampil dengan sebaik mungkin. “Saya bakal menjadi bingung nantinya untuk membentuk Vokal Grup gereja, memilih personil dari sekian banyak potensi yang tampak saat ini.’ Tukas Hamba Tuhan berkemampuan lebih dalam bidang seni ini di hadapan jemaat yang dipimpinnya.

 


Tags : hosana, kenaikan



Berita Terkait