.:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI GEREJA PANTEKOSTA di INDONESIA JEMAAT HOSANA KAROMBASAN MANADO ::.

.:: TOGETHERNESS TO OVERCOMES ::.

Memilih Presiden (Baru) RI Sesuai Tuntunan-Nya



Bangsa Indonesia yang sedang melaksanakan Pemilihan Presiden (Pilpres) periode tahun 2014-2019, kini tinggal menantikan hari H pemungutan suara pada 09 Juli 2014.   Pesta demokrasi 5 tahunan memilih langsung pemimpin baru negeri kali ini, memang agak lebih memanas dibandingkan Pilpres 2004 & 2009 lalu.   Sebab, persaingan memperebutkan kursi “RI 1 & 2” untuk 5 tahun kedepan, tidak lagi terbagi dan menyebar dalam beberapa kelompok pendukung kandidat Presiden & Wakil Presiden.    Namun, sekarang terkumpul menjadi 2 kekuatan besar yang memback-up kedua kontestan Pilpres 2014, yakni kubu pasangan calon nomor urut 1. Prabowo Subianto – Hatta Radjasa dan no. urut 2. Joko Widodo – Jusuf Kalla.    

Syukurlah, tahapan kampanye selama 32 hari -04 Juni hingga 05 Juli 2014- yang sarat dengan saling tuding dan lempar isu berbau “black champagne”, telah terlewati tanpa menimbulkan hal tak diinginkan.   Memasuki masa tenang selang 3 hari Minggu-Selasa (06-08/09), diharapkan, seluruh masyarakat -khususnya pihak yang tengah bertarung- bisa cooling dawn sebelum menentukan pilihannya pada hari pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).   Selain itu, menerima dengan besar hati apapun hasilnya nanti, demi terwujudnya Pilpres “Berintegritas & Damai”.    Presiden Susilo Bambang Yudoyono juga, sudah memberikan instruksi kepada semua jajaran terkait, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi pasca pemungutan dan penghitungan suara.    Terutama, menyangkut isu bakal adanya aksi anarkis dari pihak yang kalah.

Menyikapi hal itu, Gembala GPdI Hosana Karombasan Manado Pdt. Edwin F. Sumilat, S.Th., MA, mengajak jemaat setempat turut mendoakan, supaya penyelenggaraannya berlangsung dengan aman dan damai serta menghasilkan pemimpin bangsa yang terbaik.   Diimbaunya, jemaat tidak terpengaruh dengan berbagai informasi yang jahat dan menyesatkan.    “Gunakan hak pilih, jangan golput.  Pilihlah yang terbaik sesuai tuntunan-Nya.” tukas tokoh lintas agama Kota Manado ini melalui Ibadah Raya Minggu (06/07) di gereja.

Sebelumnya, lewat khotbahnya yang mengambil ayat pokok Roma 5 : 15-17, Gembala memberikan pencerahan rohani kepada ratusan jemaatnya yang hadir dalam Ibadah Raya Perjamuan Tuhan yang Kudus tersebut.    Firman Allah menegaskan, kita semua yang tadinya jatuh dalam kuasa maut akibat pelanggaran Adam, telah dilimpahkan kasih karunia-Nya yang jauh lebih besar karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.   Berkat kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran dari Dia, orang percaya telah hidup dengan kuasa Bapa, dan tak lagi berada dalam kungkungan ketakutan ancaman hukuman dosa.

Berdasarkan jaminan inilah, Gereja Tuhan tidak perlu kuatir tentang apapun juga, tapi nyatakanlah segala hal keinginan kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur (Filipi 4 : 4-7).   “Berdoa dengan iman yang disertai ucapan syukur.  Itulah wujud bersukacita dalam Tuhan.” jelas Sumilat, seraya menambahkan, maka damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiran kita di dalam Kristus Yesus.   Intinya, jemaat tak usah kuatir menyongsong hari istimewa yang akan menentukan kepemimpinan bangsa ini 5 tahun mendatang, karena Roh Kudus pasti menuntun kita untuk memilih yang terbaik bagi gereja Tuhan.  "Lupakan kabar negatif yang kita dengar selama masa kampanye." imbaunya, sambil mengutip nats tambahan Filipi 4 : 8, yang menghendaki jemaat Tuhan tetap fokus saja memikirkan semua yang benar, mulia, adil, suci, baik, manis, sedap didengar, kebajikan, dan patut dipuji. (Selengkapnya lihat laman Khotbah Minggu, 06 Juli 2014 oleh Pdt. Edwin F. Sumilat, S.Th., MA)


Tags :



Berita Terkait