.:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI GEREJA PANTEKOSTA di INDONESIA JEMAAT HOSANA KAROMBASAN MANADO ::.

.:: TOGETHERNESS TO OVERCOMES ::.

"Terus Berbuah di Pelataran-Nya


Ringkasan Khotbah, Minggu 12 April 2015


PEMBICARA
Pdt. Ibu Mieke Sumilat-Ukus

AYAT POKOK
Mazmur 92 : 13-15





Firman Allah kembali mendorong dan menghendaki gereja Tuhan terus bertumbuh dan berbuah di pelataran-Nya.

Pemazmur menyebutkan, orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur laksana pohon aras di Libanon (ayat 13).   Hal ini berbicara tentang pertumbuhan rohani.  Kekristenan memang harus bertumbuh dalam iman percaya kepada Dia.

Namun, mengapa orang percaya digambarkan seperti pohon korma? Kenapa bukan durian, mangga, atau yang lainnya?  Sebab, pohon korma merupakan tanaman yang tidak pernah berhenti berbuah dalam segala musim.  Selain itu, memiliki akar yang sangat dalam, tumbuh tegak lurus, terutama di padang padang  pasir di musim panas, dan rasa buahnya manis.

Menariknya lagi, benih yang ditanam, biasanya mesti ditekan kebawah hingga sedalam-dalamnya. Maksudnya, agar akar yang tumbuh, akan mencari sumber air ke dalam tanah.    Alhasil, ketika pohon korma bertumbuh, batu sekeras dan seberat apapun akan dihempaskannya.

Gambaran inilah yang dikehendaki Bapa terwujud dalam kehidupan gereja Tuhan.    Sebesar apapun ujian, cobaan, dan tantangan yang dihadapi, jangan bersungut.   Jadikan itu sebagai penambah semangat dalam melayani-Nya.    Proses yang dari Allah, akan membuat buah-buah pertumbuhan rohani kita menjadi semakin lebat.

Begitu pula halnya dengan pohon aras di Libanon.   Kelebihannya, berakar kuat, tahan lama, dan tak mudah lapuk, sehingga banyak digunakan sebagai bahan pembangunan istana raja.   Istimewanya lagi, jika dibakar, akan mengeluarkan aroma bau yang harum.   Itu tandanya, ada ucapan syukur.   Semakin dibakar dengan pergumulan, tetap mengucap syukur, dan memancarkan bau harum bagi komunitas di sekitar kita.

Pohon korma dan pohon aras menggambarkan kemenangan dan sukacita bagi orang percaya.   Teruslah bertumbuh dan berbuah dalam proses yang diijinkan Bapa.    Ayat 14 menegaskan, mereka yang ditanam di bait Tuhan, akan bertunas di pelataran Allah.    Pastikan kehidupan kita benar-benar tertanam dan berakar hingga bertunas dan berbuah dalam persekutuan dengan Dia.

Alkitab menjamin, sampai masa tua pun, kita akan terus berbuah, menjadi gemuk dan segar (ayat 15).    Yehezkiel 36 : 25-28 menambahkan, Bapa akan memberikan hati yang baru dan taat, serta roh yang baru di dalam batin kita.  Roh-Nya akan  Dia berikan diam di dalambatin kita, dan membuat kita hidup menurut  ketetapan Allah.

Akhirnya, tetaplah setia dalam pengiringan dan pelayanan kepada Tuhan, agar kita terus bertumbuh dan berbuah di pelataran-Nya.    Amin!!!